Pengumuman

Bila tulisan yang Anda cari tidak ada di blog ini, silakan kunjungi hurahura.wordpress.com

Jumat, 27 Maret 2009

Candi Nandi Selesai Dipugar

Views


[YOGYAKARTA] Candi Nandi, salah satu candi di kompleks Candi Prambanan yang rusak karena gempa bumi 27 Mei 2006, dipugar Selasa (6/1) siang, dengan menghabiskan dana Rp 760 juta.

Direktur Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Candi Boko, Purnomo mengungkapkan, kompleks Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia dan termasuk warisan budaya dunia. Kompleks Prambanan terbagi menjadi tiga, yaitu halaman satu dengan 16 candi, halaman dua, 224 candi kecil, dan halaman tiga tanpa bangunan. Akibat gempa, 30 persen dari bangunan di kompleks tersebut rusak. Sebelumnya, Candi Garuda dan gapura candi juga selesai dipugar.

Direktur Purbakala Direktorat Jenderal Kebudayaan, Suroso mengatakan, total pemugaran belum bisa ditentukan. Selain membutuhkan dana sampai ratusan miliar, pemugaran juga membutuhkan tenaga ahli yang saat ini sangat terbatas. Bahkan sampai kini, menurut Suroso, Candi Siwa yang juga mengalami kerusakan cukup parah belum bisa dipugar. Sebab, kekuatan lem perekat batu candi lebih kuat dari kekuatan batu. "Kalau dipaksakan, justru hanya akan merusak warisan budaya, sebab harus terjadi pemotongan," katanya.

Karena itu, Suroso mengungkapkan, pihaknya sedang melakukan kajian matang, termasuk meminta tim ahli dari Jepang dan negara lain untuk menentukan langkah yang paling tepat. Selain menggunakan dana dari APBN, APBD, dan bantuan international, Suroso juga mengimbau agar masyarakat ikut membantu agar pemugaran secara keseluruhan cepat selesai.

Meski begitu, dengan selesainya pemugaran Candi Nandi, diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sampai 10 persen pada tahun 2009. Berdasar data taman wisata Candi Prambanan, pascagempa, wisatawan nusantara mencapai 451.987 dan wisatawan mancanegara mencapai 44.073. Tahun 2008 naik menjadi 856.029 wisatawan nusantara dan 114.951 wisatawan mancanegara.

Dalam kesempatan tersebut Menko Kesra melalui sekretarisnya Prof Dr Ir Indroyono Susilo, menyerahkan bantuan Rp 7,5 miliar dari dana hibah spesifik. Bantuan tersebut digunakan untuk merehab Candi Brahma dan Candi Wisnu, Bangsal Trajumas Kraton, Candi Apit IV, Sewu, dan Candi Lumbung, yang rusak akibat gempa. [152]

(Suara Pembaruan, Rabu, 7 Januari 2009)

Tidak ada komentar:

BUKU-BUKU JURNALISTIK

Kontak Saya

Your Name :
Your Email :
Subject :
Message :
Image (case-sensitive):

Jualan Buku Teks